PERKEMBANGAN E-LEARNING


Claroline

Claroline adalah LMS (Learning Management System) 'open source' berbasis PHP dan MySQL yang pada awalnya dikembangkan oleh UCL (Universitas Katolik Louvain) di Belgia pada tahun 2001. Proyek LMS yang dibiayain oleh Yayasan Louvain ini dikembangkan mengikuti pengalaman pedagogi dan kebutuhan pengajar. Sejak tahun 2004 sampai dengan 2007, CERDECAM turut memberikan sumbangsih signifikan terhadap pengembangan Claroline.

a. Penggunaan
Dibandingkan LMS populer lain seperti Moodle maupun Dokeos, Claroline memiliki tampilan yang sederhana dan ukuran file instalasinya pun kecil. Penggunaannya di Indonesia sudah cukup banyak di sekolah tinggi dan universitas.

b. Pengembangan
Di sebuah topik di forum Moodle, disebutkan bahwa pencipta Claroline, Thomas de Praetere, memutuskan untuk mengembangkan Claroline di bawah nama baru yaitu Dokeos. Salah satu alasannya ialah karena UCL sebagai pemegang merek dagang tidak mau berinvestasi dalam pengembangan LMS tersebut.[2]. Kelak pengembangan Claroline juga memiliki peran dalam lahirnya LMS yang lain, yaitu Chamilo.


Joomla!

Joomla! adalah Sistem manajemen konten (SMK atau CMS) yang bebas dan terbuka (free opensource) ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet. Joomla pertamakali dirilis dengan versi 1.0.0. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll. Joomla! menggunakan lisensi GPL.
Asal kata Joomla sendiri berasal dari kata Swahili jumla yang mengandung arti "kebersamaan".

a. Prinsip Dasar
Secara garis besar dan gamblang, Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu server web (webserver), skrip PHP dan basisdata MySQL. Server web diasumsikan terhubung dengan Internet/Intranet yang berfungsi sebagai penyedia layanan situs. Skrip PHP terdiri dari kode program dalam bahasa PHP dan basisdata merupakan tempat penyimpanan konten. Joomla menggunakan Apache sebagai server web dan MySQL untuk basisdatanya.
Pertamakali, pengguna meminta akses terhadap halaman Joomla dengan mengeksekusi URL pada browser web yang kemudian terhubung dengan server web. Permintaan ini yang dalam istilah teknis lebih dikenal dengan query string selain terdapat URL juga mengandung parameter konten (section, category, ID article dan lain-lain). Berdasarkan parameter tersebut, sistem skrip Joomla melakukan kontak dengan basisdata dan mengambil konten yang dimaksud berdasarkan parameternya. Terakhir, konten dan templat (template) digabung bersama dan kembali sebagai halaman html, gambar, css dan javascript.
Paket Joomla! terdiri dari beberapa bagian yang terpisah dan termodul yang sangat fleksibel, dapat dengan mudah dikembangkan dan diintegrasikan. Sebagai contoh "plugins" WikiBot yang memperbolehkan penulis di Joomla menggunakan "Wikitags" pada bagian artikel yang fungsinya secara otomatis membuat pranala dinamis ke artikel Wikipedia pada saat ditampilkan. Ada lebih tersedia 1,700 "plugins" yang secara resmi didelegasikan oleh OpenSourceMatters tersedia di http://extensions.joomla.org/ dan saat ini secara resmi dipindahkan ke http://joomlacode.org dengan dukungan server yang lebih lengkap.

b. Riwayat
Pada tanggal 17 September 2005, diluncurkan Joomla versi awal yaitu 1.0.0 yang merupakan versi alias dari Mambo 4.5.2.3 yang dikembangkan oleh "Pengembang Inti Mambo hingga Agustus 2005" yang hengkang dari Mambo.
Pemimpin Tim saat itu Andrew Eddie yang dikenal dengan sebutan "MasterChief" menulis surat terbuka di komunitas dan diumumkan di forum mamboserver.com. Tim pengembang kemudian membuat situs OpenSourceMatters untuk mendistrubusikan informasi ke pengguna, pengembang, desainer web dan komunitas lain pada umumnya.
Perkembangan Joomla berawal dari Joomla 1.0.0 sampai dengan tahap yang luar biasa yaitu Joomla 1.0.15. Namun seiring dengan perkembangan versi Joomla 1.0.x ini, sekitar tahun 2007 telah dimulai pengembangan Joomla 1.5.x yang memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang cukup signifikan. Saat ini Joomla 1.5.x telah mencapai pada tahap Joomla 1.5.20.Untuk versi Joomla 1.6 sudah pada tahap versi beta dan dapat diunduh di www.joomla.org. Semakin baru versi Joomla memiliki penyempurnaan dari versi-versi sebelumnya.
Masing-masing punya daya tarik tersendiri, Joomla 1.5.9 menawarkan nuansa baru dan lebih modern termasuk dalam systemya. Sedangkan Joomla 1.0.15 lebih stabil dan terdukung oleh banyak aplikasi dan developer.

c. Perkembangan Versi

No. Versi Tanggal Diluncurkan Nama Kode
1. 1.0.0 17 September 2005 Sunrise
2. 1.0.1 21 September 2005 Sunburst
3. 1.0.2 2 Oktober 2005 Sunset
4. 1.0.3 14 Oktober 2005 Sunlight
5. 1.0.4 21 Nopember 2005 Sundial
6. 1.0.5 24 Desember 2005   Sunspot
7. 1.0.6 15 Januari 2006, 16:00 Sunscreen
8. 1.0.7 15 Januari 2006, 21:00 Sunburst
9. 1.0.8 26 Februari 2006 Sunshade
10. 1.0.9 5 Juni 2006 Sunshine
11. 1.0.10 26 Juni 2006 Sundown
12. 1.0.11 29 Agustus 2006 Sunbow
13. 1.0.12 25 Desember 2006    Sunfire
14. 1.0.13 2007                       Sunglow
15. 1.0.14 2008
16. 1.0.15 2008
17. 1.5 Stable 22 Januari 2008       Khepri
17. 1.5.1 08 February 2008 Seenu
18. 1.5.2 23 March 2008  Woi
19. 1.5.3 24 April 2008           Vahi
20. 1.5.4 08 July 2008            Naiki
21. 1.5.5 28 July 2008 Mamni
22. 1.5.6 12 August 2008 Vusani
23. 1.6 10 Januari 2011
24. 1.6.1 07 Maret 2011
25. 1.6.2 14 April 2011
26. 1.6.3 18 April 2011
27. 1.7 19 Juli 2011

Seperti yang disampaikan oleh Pihak Pengembang Inti Joomla, Joomla 1.0.x akan berakhir pada Joomla 1.0.15. Tidak ada support dan pengembangan selanjutnya. Dan mereka akan berkonsentrasi pada Joomla 1.5.x. Joomla secara terus menerus dikembangkan melalui berbagai aktivitas oleh komunitas yang sangat aktif dan tertarik dengan sistem ini.


MOODLE

MOODLE (singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. MOODLE merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. Moodle dapat digunakan secara bebas sebagai produk sumber terbuka (open source) di bawah lisensi GNU. Moodle dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL.

a. Social constructionist pedagogy
Berdasarkan social constructionist pedagogy, cara terbaik untuk belajar adalah dari sudut pandang murid itu sendiri. Model pengajaran berorientasi objek (murid) ini berbeda dengan sistem pengajaran tradisional yang biasanya memberikan informasi atau materi yang dianggap perlu oleh pengajar untuk diberikan kepada murid. Tugas pengajar akan berubah dari sumber informasi menjadi orang yang memberikan pengaruh (influencer) dan menjadi contoh dari budaya kelas. Peran pengajar dalam sistem Moodle ini antara lain: berhubungan dengan murid-murid secara perorangan untuk memahami kebutuhan belajar mereka dan memoderatori diskusi serta aktivitas yang mengarahkan murid untuk mencapai tujuan belajar dari kelas tersebut.

b. Penggunaan
Di dunia e-learning Indonesia, Moodle lebih dikenal fungsinya sebagai Course Management System atau "Learning Management System" (LMS). Dengan tampilan seperti halaman web pada umumnya, Moodle memiliki fitur untuk menyajikan kursus (course), dimana pengajar bisa mengunggah materi ajar, soal dan tugas. Murid bisa masuk log ke Moodle kemudian memilih kursus yang disediakan atau di-enroll untuknya. Aktivitas murid di dalam Moodle ini akan terpantau progress dan nilainya. Di Indonesia sendiri, diketahui bahwa Moodle telah dimanfaatkan untuk sekolah menengah, perguruan tinggi dan perusahaan.

c. Fitur
Sebagai LMS, Moodle memiliki fitur yang tipikal dimiliki LMS pada umumnya ditambah beberapa fitur unggulan. Fitur-fitur tersebut adalah:
-Assignment submission
-Forum diskusi
-Unduh arsip
-Peringkat
-Chat
-Kalender online
-Berita
-Kuis online
-Wiki

Developer dapat meningkatkan konstruksi modular Moodle dengan menciptakan plugin untuk fungsi-fungsi baru yang lebih spesifik. Infrastruktur Moodle mendukung banyak tipe plugin seperti:
-aktifitas (termasuk permainan matematika dan kata)
-jenis-jenis sumber daya
-jenis-jenis pertanyaan (pilihan berganda, benar dan salah, mengisi titik-titik, dll)
-jenis-jenis pengisian data (untuk aktifitas database)
-tema bergambar
-metode autentikasi (yang membutuhkan akses menggunakan username dan password)
-metode pengambilan pembelajaran
-penyaring konten

Banyak sekali plugin pihak ketiga Moodle yang dapat dicari secara gratis untuk membuat infrastrukturnya.

d. Penyebaran
Pengguna dapat menginstall Moodle dari banyak sumber, namun tetap membutuhkan keahlian teknis daripada penginstalan otomatis seperti menggunakan paket dari debian, penyebaran siap pakai Moodle TurnKey[3] atau menggunakan Installer Bitnami
Beberapa penyedia hosting Moodle gratis mengizinkan pendidik untuk menciptakan kelas online berbasis Moodle tanpa harus memiliki pengetahuan server atau instalasi. Beberapa penyedia hosting berbayar menyediakan layanan tambahan seperti kostumisasi dan penyebaran konten.

e. Penggunaan Moodle
Moodle berjalan tanpa harus dimodifikasi di Unix, Linux, FreeBSD, Windows, Mac OS X, NetWare dan sistem operasi lainnya yang mendukung PHP dan database, termasuk penyedia hosting web.
Data bekerja pada database tunggal. Moodle versi 1.6 dapat menggunakan MySQL atau PostgreSQL. Versi 1.7, rilis pada November 2006, dapat menggunakan pemisahan database secara penuh sehingga penginstall Moodle dapat memilih salah satu jenis server database seperti Oracle dan Microsoft SQL Server
Sistem e-learning memiliki banyak sekali dimensi penggunaannya. Fitur Penggunaan Moodle termasuk:
autetikasi, menggunakan Lightweight Directory Access Protokol (LDAP), Shibbloleth, atau metode standar lainnya seperti Internet Message Access Protocol (IMAP)
penerimaan kelas, menggunakan IMS Enterprise dari pada metode standar lainnya, atau dengan interaksi langsung dengan database eksternal
pertanyaan kuis, menyediakan impor/ekspor banyak format: GIFT (format Moodle sendiri), IMS, XML dan XHTML (walaupun ekspor berjalan dengan baik, impor sering kali tidak berhasil). Moodle menyediakan bermacam jenis pertanyaan - Perhitungan, Deskripsi, Essai, Pencocokan, Pilihan berganda, Pilihan singkat, angka, Pencocokan jawaban singkat acak, Benar/Salah.
sumber, menggunakan IMS Content Packaging seperti Drupal, Joomla atau Postnuke (via ekstensi pihak ketiga)
sindikasi, menggunakan RSS atau NewsFeed - newsfeed dapat ditampilkan pada mata pelajaran, dan forum, blog, serta fitur lainnya yang dapat menyediakan newsfeed
Moodle juga memiliki fitur impor untuk pengguna dengan sistem spesifik lainnya, seperti mengimpor kuis atau seluruh mata pelajaran dari Blackboard atau WebCT. Bagaimanapun, teknis impor masih belum sempurna. Saat menulis ini (Feb 2010), Moodle tidak akan mengimport lagi mata pelajaran Blackboard, dikarenakan perubahan dari source-code php. Beberapa kegunaan yang tersedia dapat menolong mengubah mata pelajaran Blackboar menjadi format yang Moodle mengerti.{cite web|title=Blackboard migration | url=http://docs.moodle.org/22/en/Blackboard_migration |publisher=moodle.org}}</ref>
Pada Maret 2012 Blackboard memperoleh dua perusahaan berdasarkan software Moodle teramsuk Barltimore yang berdasarkan Moodlerooms Inc. dan NetSpot dari Adelaide, Australia. Moodlerooms Inc. terletak pada gedung yang sama dengan perusahaan pendidikan online lainnya yang bernama StraighterLine dan memiliki relasi yang dekat.

f. Asal-usul
Martin Dougiamas, yang telah lulus pada ilmu komputer dan pendidikan, menulis versi pertama Moodle. Dougiamas memulai Ph.D untuk menguji "kegunaan software open-source untuk mendukung epistemologi pengajaran dan pembelajaran menggunakan komunitas yang berbasis internet." Walau bagaimanapun undang-undang sosial membuat moodle sulit dibedakan dari platform eLearning, namun moodle telah dikutip sebagai faktor penting dari pengadopsian Moodle.[5][6] Pemakai Moodle yang lainnya, seperti Universitas Terbuka di Inggris, telah menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Pembelajaran dapat secara sama dilihat sebagai "pembelajaran pedagogi netral".

g. Pendekatan Pengajaran
Pendekatan Moodle secara filsafat termasuk Konstruktivitas dan Konstruksi Sosial ialah untuk pendidikan, menekankan pembelajar (dan tidak hanya guru) dapat berkontribusi pada pengalaman edukasional. Menggunakan prinsip pendagogikal, Moodle menyediakan lingkungan fleksibel untuk komunitas belajar.

h. Nama Aslinya
Kepanjangan Moodle ialah Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment. (Pada awal-awal peluncurannya kepanjangan "M" ialah "Martin's", yang dinamakan karena Martin Dougiamas, pengembang aslinya). Dan juga seperti akronimnya, nama itu dipilih karena definisi kamus dari Moodle dan untuk menyesuaikan dengan nama domain yang tersedia.
"Moodle" merupakan merek dagang di banyak negara didunia yang didaftarkan untuk Martin Dougiamas. Hanya partner Moodle yang secara legal dapat menggunakan merek dagang untuk mengiklankan setiap pelayanan yan gberhubungan dengan Moodle seperti hosing, kostumisasi, pelatian, dll.

i. Fasilitas MOODLE
MOODLE menyediakan paket perangkat lunak yang lengkap (MOODLE + Apache + MySQL + PHP) yang dapat di download di : klik disini


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Claroline
http://id.wikipedia.org/wiki/Joomla!
http://id.wikipedia.org/wiki/Moodle

4 komentar:

  1. good job..
    Ditunggu posting berikutnya ya.
    Ayo menulis!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Tema e-learning :
      http://bahelearning.blogspot.com
      Tema bebas :
      http://baheulablog.blogspot.com/

      thankz mam

      Hapus